NIM : 1410511047
a. Organisasi sebagai wadah pembentukan tingkah laku maksudnya adalah organisasi dapat membentuk tingkah laku individu yang ada didalamnya sesuai dengan prinsip - prinsip organisasi tersebut.
Contoh :Di dalam organisasi juga mempunyai karakteristik yaitu keteraturan yang
diwujudkan dalam susunan hirarki, pekerjaan-pekerjaan, tugas-tugas,
wewenang, tanggung jawab, system penggajian, system pengendalian dan
lain sebagainya. Jika karakteristik antara individu digabungkan dengan
karakteristik organisasi maka akan terwujud perilaku individu dalam
organisasi . Jadi perilaku individu dalam organisasi adalah suatu
fungsi dari interaksi antara seorang individu dengan lingkungannya (
organisasi ).
b. Efektif adalah tindakan yang dilakukan seseorang / Organisasi ketika ia berhasil mencapai sesuatu yang ia inginkan.
Contoh : Suatu lembaga yang telah menyelesaikan tugas nya dengan batas waktu yang telah ditentukan.
C. Dapat bekerja sama yaitu didalam sebuah organisasi harus ada interaksi satu sama lain , harus terdapat kerja sama sehingga dapat menjalankan misi dengan baik.
Contoh : Ketika anggota yang satu mengalami kesulitan maka anggota yang lain dapat membantunya sebagai satu kesatuan dalam sebuah organisasi.
d. Efisien yaitu penggunaan sumber daya minimum guna menghasilkan hasil yang optimum.
Contoh : Jika di organisasi A akan melakukan kegiatan bakti sosial yang membutuhkan dana sebesar Rp3.000.000; sedangkan organisasi B hanya mengeluarkan biaya sebesar Rp2.000.000; maka yang lebih efisisen adalah organisasi B.
e. Memperoleh kepuasan pribadi yaitu suatu organisasi dapat dikatakan puas apabila Visi dan Misi nya sudah sesuai dengan fakta yang ada.
Contoh : tujuan dari organisasi A adalah untuk memperkecil tingkat kemiskinan di kabupaten Jember. Jika tujuan organisasi A tersebut telah berhasil dijalankan maka organisasi tersebut sudah memperoleh kepuasan tersendiri atas kerja keras nya selam ini.
f. Kondisi lingkungan yaitu kondisi - kondisi umum yang secara tidak langsung dapat mepengaruhi organisasi bisa dikatakan sebagai lingkungan tidak langsung.
Contoh : kondisi ekonomi, politik , sosial budaya , hukum.
